Beyond Bali Dipromosikan Pada Pameran Pariwisata Terbesar di Jerman Selatan

Jakarta, Patroli –
Indonesia berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Jerman Selatan, Die Reise-und Freizeitmesse (atau dikenal dengan F.re.e Messe)  tanggal 20 – 24 Februari 2019 di Munich, Jerman selatan.

Dikutip situs kemlu.go.id, Senin (25/2), promosi pariwisata dalam pameran berkonsep business to consumer (B2C) ini bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing dari negara Jerman ke Indonesia.

KJRI Frankfurt menampilkan booth Indonesia yang  mempromosikan berbagai destinasi pariwisata di Indonesia dan berbagai informasi seputar visa di Indonesia yang diperlukan bagi para pengunjung dalam merencanakan perjalanan ke Indonesia.

Pada F.re.e Messe kali ini, KJRI Frankfurt juga menggandeng 2 travel agent, Airways Travel dari Jerman dan Kakaban Trip dari Indonesia, untuk menawarkan berbagai rencana perjalanan dengan paket paket wisata yang menarik.

Pada kesempatan itu, Konsul Jenderal RI Frankfurt Toferry P Soetikno mengatakan, bahwa potensi besar inilah yang mendorong kami semakin gencar menawarkan destinasi wisata baru di Indonesia, baik Bali maupun beyond Bali.

“Kita juga ingin meyakinkan para calon wisatawan Jerman bahwa Indonesia sangat luas dan menawarkan beragam destinasi wisata,” tambahnya.​

Menurutnya mereka tidak perlu khawatir lagi dengan dampak beberapa bencana alam yang terjadi di tahun 2018. K”arena saat ini infrastruktur telah diperbaiki dan wilayah yang terkena dampak langsung bencana tersebut tidak begitu luas,” ucapnya.

Booth Indonesia terletak strategis, berhadapan dengan booth Thailand, dan bersebelahan dengan berbagai negara Asia lain seperti Korea, Jepang, India, dan lainnya.

Booth Indonesia dikemas dengan konsep open space dikemas menarik, dengan luas dan tampilan tidak kalah dari negara lainnya. Terdapat pula fasilitas swafoto yang seakan pengunjung berada di Raja Ampat.

Pada panggung utama pameran, para penari Indonesia memukau pengunjung dengan tarian Legong dari Bali. Pertunjukan tari tersebut semakin mendorong para pengunjung pameran untuk mengunjungi  booth Indonesia.

Selama  pameran, dari ribuan pengunjung yang melintas, booth Indonesia dikunjungi oleh hampir 2500 orang yang menanyakan berbagai informasi spesifik tentang tujuan wisata di Indonesia.

Banyak dari pengunjung yang datang ke booth Indonesia belum pernah berkunjung ke Indonesia. Pengunjung yang datang  sangat mengapresiasi hadirnya booth Indonesia di F.r.e.e Messe sehingga mereka bisa mendapatkan berbagai informasi seputar pariwisata di Indonesia.

Terdapat beberapa pertanyaan khusus mengenai dampak bencana pada tujuan wisata terutama di Lombok. Di samping mendapatkan informasi dan paket tujuan wisata menarik ke Indonesia, para pengunjung booth Indonesia juga dapat menikmati berbagai penganan kecil khas Indonesia  dan kopi Indonesia.

Sebagaimana dikutip pihak panitia F.re.e Messe,  berdasarkan survei tahunan asosiasi riset pariwisata Jerman, Forschungsgemeinschaft Urlaub und Reisen (FUR), masyarakat Jerman semakin gemar melakukan perjalanan wisata. Pada tahun 2018, penduduk Jerman melakukan 71 juta perjalanan wisata dengan pengeluaran total mencapai 75 milyar euro. 43 persen diantaranya ingin mencoba destinasi wisata baru.

Kota Munich merupakan Ibu kota Bavaria yang merupakan kota terbesar ketiga di Jerman. Bavaria merupakan negara bagian terluas di Jerman dengan potensi ekonomi yang besar,  dimana penduduknya pada  2017 hampir mencapai 13 juta jiwa (terbanyak ke-2 di Jerman).

Sebagai salah satu pusat industri Jerman, Bavaria memiliki GDP senilai 594 milyar Euro, bahkan lebih besar dari  GDP Thailand (negara ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara) yaitu 455 milyar USD.

Pameran pariwisata F.re.e Messe diikuti oleh lebih dari 1300 eksibitor yang berasal dari 70 negara. Pada penyelenggaraan  tahun 2019 ini, jumlah pengunjung pameran ini mencapai rekor 140.000 orang. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *