Awalnya Diduga Gejala Tipes, Seorang Karyawan di Serang Positif Terpapar Covid-19

Patroli, Tangerang-
Seorang warga di Serang, Banten diketahui terpapar virus Covid-19. Warga yang berinisal S tersebut diketahui merupakan karyawan PT PWI yang beroperasi di wilayah Serang Banten.

Informasi yang didapat awak media, Rabu (16/9), saat ini S sedang mendapat perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.

Saat dikonfirmasi pihak dokter dan petugas medis di rumah sakit setempat, disebutkan bahwa S sempat menjalani serangkaian uji medis seperti rapid test, rontgent, uji hasil laboratorium, dan swap.

“Pasien juga sempat menjalani rontgen. Hasilnya juga ada gejala paru-paru dan harus dirawat selama 14 hari kedepan sekaligus menunggu hasil swap,” ujar seorang petugas medis yang tidak ingin disebutkan namanya.

Salah seorang keluarga S yang sedang mendampingi di RS yaitu A mengatakan, bahwa awal mula S diketahui mengalami gangguan kesehatan usai pulang dari tempatnya bekerja.

“Dia kerja shift malam. Setelah pulang langsung tidur dan tidak keluar rumah sejak pagi hingga sore,” ungkap A. Karena curiga, sambungnya, kemudian rumah S didatangi dan ketika didapati sudah tidak sadarkan diri.

Menurutnya, S kemudian di bawa ke rumah sakit terdekat dari tempat tinggalnya. “Di rumah sakit S tampak semakin parah, tidak bisa makan dan muntah terus, disamping itu juga mengalami demam panas tinggi,” terangnya.

Ditambahkan oleh A, pihak rumah sakit setempat selanjutnya memberikan rujukan agar S selanjutnya segera dilarikan ke RSUD Balaraja dan mendapatkan perawatan disana hingga berita ini diturunkan.

Sementara itu, terkait status S yang merupakan karyawan dari PT PWI, keluarga S menindaklanjuti dengan menemui pihak perusahaan serta Ketua Serikat Pekerja PSN Syafrudin.

Kepada Syafrudin, pihak keluarga meminta agar peristiwa yang dialami oleh S untuk diinformasikan kepada pihak Human Resource Department (HRD) PT PWI.

“Dari hasi pertemuan mengarahkan supaya meminta surat keterangan dari rumah sakit dan hasil swap  untuk diberikan pada pihak perusahaan,” ujar A menirukan apa yang diutarakan oleh pihak perusahaan.

Sedangkan, lanjutnya, berjalannya waktu 10 hari kedepan di rawat di RSUD Balaraja, hasil swap sudah keluar dan menyatakan S positif terpapar Covid-19.

Kedepan pihak keluarga A berharap agar pihak perusahaan untuk mendampingi dan membantu keluarga dalam menghadapi musibah yang sedang dihadapi oleh S.

“Beliau butuh motivasi, doa serta dukungan dari perusahaan agar cepat sembuh. Sehingga tidak dikucilkan dan dianggap satu kesalahan karena tidak dapat bekerja. Dampak ini berakibat merugikan pasien,” pungkas A.

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Serang beserta jajaran beserta Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 mendapati kabar tersebut segera mengambil langkah antisipasi dengan menggelar pengetesan masal secara masif kepada seluruh karyawan guna mencegah pandemi menyebar luas. (Syuhada/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *