Pandemi Covid-19, Gubernur WH Bersyukur Banten Menuju Zona Kuning

Banten, Patroli-
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengemukakan rasa syukurnya, karena sejak Selasa (2/11) sebagian besar Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten sudah memasuki zona kuning atau risiko rendah penyebaran pademi Covid-19.

“Alhamdulillah, Banten masuk zona kuning. Ini menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 terkendali. Mudah-mudahan ke depan terus mengalami penurunan,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim, dilansir portal tangerangkab.go.id, Rabu (3/3).

Dijelaskannya ada lima kabupaten kota sudah masuk zona kuning atau risiko penyebaran rendah. “Kabupaten Kota tersebut adalah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan,” ujar Wahidin Halim yang akrab disapa Gubernur WH itu.

Sedangkan, sambung Wahidin, tiga Kabupaten atau Kota lainnya masih masuk zona oranye atau risiko sedang yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. “Alhamdulillah, ini menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 terkendali,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menyampaikan, bahwa penurunan dari risiko sedang menjadi risiko rendah atau zona kuning tidak terlepas dari peran serta semua kalangan, khususnya satuan tugas penanganan dan pencegahan Covid-19. Mulai satuan tugas tingkat Provinsi hingga RT dan RW.

“Penyebab zona kuning berkat kerja keras seluruh satgas dari tingkat Provinsi hingga RT dan RW dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, saya sampaikan terima kasih atas kerja kerasnya dalam mencegah dan menangani Covid-19,” ucap Ati.

Ati juga menegaskan, perluasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 4 Tahun 2021 sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui PPKM, kegiatan pencegahan Covid-19 menukik hingga tingkat RT dan RW. “Kegiatan dilakukan berdasarkan peta zona risiko di setiap RT,” tuturnya.

Ditambahkan oleh Ati, bahwa meski sudah memasuki zona resiko rendah, antisipasi sarana prasarana kesehatan tetap dilakukan. “Ketersediaan sarana yang digunakan untuk penanganan pasien Covid-19, masih memadai,” pungkasnya.

Sejauh ini ketersediaan sarana di Provinsi Banten yang memang khusus dipersiapkan untuk penanganan pasien yang dinyatakan positif Covid-19, jumlahnya masih sangat memadai.

Dari sebanyak 3.217 ruang isolasi yang masih tersedia sebanyak 1.008 ruangan, rumah singgah dari ketersediaan sebanyak 697 rumah masih tersisa sebanyak 233 rumah, dan ruang ICU masih tersisa 49 ruangan dari total ketersediaan 252 ruangan. (Syuhada/Foto: Ist./Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *