Pemkab Rembang Gelar Kegiatan Konsultasi Publik RPJMD 2021 Secara Virtual

Rembang, Patroli-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Jawa Tengah (Jateng), menggelar kegiatan Konsultasi Publik (KP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) secara daring atau virtual, Kamis (15/4).

Acara yang dilaksanakan dengan aplikasi Zoom tersebut, dipimpin langsung Bupati Rembang Abdul Hafidz, di lantai IV Gedung Setda Rembang, di Jalan Pangeran Diponegoro Rembangan, Tasikagung, Rembang, Jateng.

Pada kesempatan itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan bahwa acara KP RPJMD hari itu dimaksudkan untuk menjaring aspirasi awal dari para pemangku kepentingan yang juga merupakan program kerja awal Bupati Rembang dan sesuai dengan program kerja dalam masa bakti Bupati Rembang tahun 2021-2026.

“Hal ini perlu untuk mendapat tanggapan dari berbagai stake holder di kabupaten Rembang demi kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat Rembang,” kata Abdul Hafidz, dihadapan para peserta KP RPJMD.

Bupati Rembang juga membacakan untuk Program ‘Pembangunan Embung’ dan Program ‘Makmur Wargane’ untuk ketersediaan air baku di wilayah kabupaten Rembang yang cenderung kekurangan air di musim kemarau.

Saat memasuki sesi saran, Kepala Sub Seksi Komunikasi Perusahaan dan Kelola Sosial (KSS Kompers Kelsos) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Ismartoyo menyampaikan pandangan tentang keberadaan Waduk Panohan yang kini masih belum jelas pengelolaanya. “Waduk Panohan statusnya masih belum clean and clear,” ungkapnya.

Menurut Ismartoyo, salah satu Waduk Panohan yang kini telah selesai pembangunanya belum juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Waduk yang dibangun tahun 2007 hingga kini masih menjadi kendala di Perhutani saat ada audit internal maupun eksternal,” papar Ismartoyo saat mengikuti kegiatan KP dari ruang kerjanya.

Beberapa waktu  lalu, sambungnya, Perhutani sudah melakukan rapat dan berkordinasi dengan Bappeda Rembang untuk mengakomodir keinginan warga terkait keberadaan waduk tersebut.

“Keinginan warga Desa Panohan menjadikan Waduk Panohan sebagai destinasi wisata rintisan di kabupaten Rembang,” imbuh KSS Kompers Kelsos Perhutani KPH Mantingan itu. (Sudarminto/Tenggo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *