Kajian Ramadhan: Catatan Sang Da’i (Hari ke 7)

Oleh: Kyai Uyad al-Bantani

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Saudaraku,
Kita harus ingat, sesuatu yang kita harapkan, dan yang kita inginkan, tidak mungkin bisa kita raih kecuali dengan izin dari Allah.

Apabila kita bertawakal hanya kepada Allah dan kita serahkan semuanya kepada Allah, dan kita berusaha untuk ridha dengan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Insya Allah hati kita tidak akan gundah-gulana terhadap apa yang kita ingikan dalam hidup, hati kita tidak akan galau.

Kenapa?
Karena hati kita sudah menyerahkan semuanya kepada Allah yang terbaik. Apa yang baik di sisi Allah untuk kita maka itulah yang terbaik buat kita, dan kita berusaha untuk ridha menerimanya.

Inna solati, wanusuki, wamahyaya, wamamati, Lillahirabbil ‘alamin.
“Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”.

Saudaraku apapun yang kita lakukan cukuplah untuk Allah saja, sehingga hati kita selalu ingat dan senantiasa berzikir atas nama Tuhan Nya. Yakinilah Allah akan hadir dalam setiap keadaan apapun untuk kita dengan solusi dan jalan keluar atas segala kesulitan hidup kita.

Fazkuruni Azkurkum Washkuruli Wala Takfurun.
“Karena itu ingatlah kamu kepadaKu niscaya Aku ingat kepadamu dan bersyukurlah kamu kepadaKu dan janganlah kamu mengingkariKu”. [Al-Baqarah : 152]

Semoga Ramadhan ini Allah berikan kita keajaibannya.

Selamat menjalankan ibadah puasa.

Wabillahi taufik wal hidayah,
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jakarta, 7 Ramadhan 1442 H/Jumat, 19 April 2021.

*foto: Ist./Ilsutrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *