Kasdim 0720/Rembang Imbau Anggotanya Jangan Pakai Maupun Edarkan Narkoba

Rembang, Patroli-
Kodim 0720/Rembang menggelar kegiatan penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Semester I Tahun Anggaran (TA) 2021, di Balai Manunggal, Rembang, Jawa Tengah, Senin (12/4).

Dandim 0720/Rembang melalui Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) Mayor Caj Yoyok Sunaryo mengimbau kepada seluruh anggota satuan TNI-AD agar tidak sekali-kali mencoba, baik menggunakan apalagi turut serta dalam peredaran narkoba.

“Ingat, bahwa satuan tidak akan pernah memberikan toleransi kepada prajurit yang terlibat dalam kasus narkoba ini,” tegas Yoyok, dihadapan seluruh anggota kesatuan Kodim 0720/Rembang.

Menurutnya, narkotika psikotropika dan obat terlarang (narkoba) dapat mengubah fungsi otak dan mengubah persepsi, suasana hati, kesadaran, pikiran, emosi, dan perilaku seseorang.

“Narkoba adalah obat-obatan yang bisa mempengaruhi cara kerja otak, mengacaukan kondisi fisik dan mental seseorang, serta memiliki risiko kecanduan yang kuat,” paparnya.

Melihat tren peningkatan kasus narkoba di Indonesia saat ini, sambungnya, selain terorisme ternyata narkoba merupakan ancaman paling nyata dan serius bagi negeri ini.

“Untuk itu perlu adanya kita perangi bersama dalam peredarannya,” pungkas Kasdim Mayor Caj Yoyok Sunaryo menutup sambutannya.

Di kesempatan yang sama, Septi Eka Yuli Atmasari selaku Dokter Klinik Kartika 23/Rembang juga mengatakan tentang penyalahgunaan narkoba akan mempengaruhi sumber daya manusia (SDM) yang mencakup internal dan eksternal bagi generasi bangsa Indonesia yang akan datang.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan test urin kepada 30 peserta yang hadir, guna melacak keberadaan apakah ada anggota yang pernah memakai narkoba atau tidak.

“Setelah seluruh anggota dites urine, semua hasil tesnya dinyatakan negatif,” pungkas dr Septi Eka Yuli Atmasari. (Sudarminto/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *