Target Produksi Karet 1837 Ton dan Kopi 731 Ton PTPN IX Kebun Getas Terpenuhi

Salatiga, Patroli-
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX yang berada di Kebun Getas Salatiga, yang saat ini memiliki wilayah kerja di Provinsi Jawa Tengah, mengelola komiditi utama perusahaan yaitu kopi, karet dan minyak sereh.

Dengan luas wilayah 2042 hektare dan 4 afdeling karet, 1 afdeling kopi, ditambah 1 pabrik karet dan 1 pabrik kopi menghasilkan panen kopi 50 ton per hari dengan target produksi karet 1837 ton dan kopi 731 ton.

Menurut Manajer PTPN IX Kebun Getas Sigit Sujatmiko melalui Asisten Tata Usaha dan Personalia (Asstuper) Suwardjo menyampaikan, bahwa PTPN IX kebun Getas ditangani oleh 20 karyawan kantor dan 971 orang buruh tani termasuk penyadap karet.

Manajer PTPN IX Kebun Getas Sigit Sujatmiko. (Foto: Ist.)

“Untuk panen kopi butuh 520 orang pekerja, sebagian menyerap dari warga sebagai pemetik kopi dengan hasil panen 50 ton per hari. Pada saat ini masih panen raya,” jelasnya.

Menurut Suwardjo, yang menjadi komoditas utama di PTPN IX Kebun Getas adalah kopi dan karet, sedangkan sereh hanya karena memanfaatkan lahan kosong di sela-sela pohon karet.

“Didestinasi gudang di Suluwuk Batang, sedangkan belinya di kantor direksi di Semarang. Hasil panen kopi sebagian dikirim ke Italia dan lokal yang hilirnya di kopi Banaran,” tambahnya.

Sementara saat ditanya mengenai penanganan protokol kesehatan (prokes) untuk buruh tani dan karyawan pada saat pandemi Covid-19, Suwardjo menyebutkan tidak ada kasus yang menonjol.

“Kami PTPN IX Getas sudah melaksanakan dengan imbauan-imbauan baik melalui lisan atau pasang spanduk agar mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) dan memberi tambahan suplemen atau vitamin-vitamin,” pungkasnya.

Asstuper PTPN IX Kebun Getas Suwardjo. (Foto: Ist./End)

Sesuai visinya, PTPN IX Kebun Getas menjadi perusahaan agrobisnis dan agroindustri yang berdaya saing tinggi dan tumbuh berkembang bersama mitranya.

Disamping itu juga memiliki misi diantaranya memproduksi dan memasarkan produk karet, teh, kopi, kakao, gula dan tetes ke pasar domestik dan internasional secara profesional. (Endang/Foto: Istimewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *