Pensiun Tak Halangi AKBP (Purn) Sutomo untuk Terus Mengabdi Kepada Masyarakat

Jakarta, Patroli-
Meski sudah purnawirawan dari kepolisian, tidak menghalangi pengabdian dan pengorbanan Sutomo untuk masyarakat. Kegiatan sosial kepada warga yang terdampak di masa pandemi Covid-19 masih terus dilakukannya hingga sekarang.

Bagi pemilik nama dengan gelar lengkap Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Drs Haji Sutomo SH Msi yang dikaruniai tiga anak, meski tidak lagi berdinas namun semangat jiwa sosial yang sudah tertanam semenjak bergabung di Korps Bhayangkara masih dilakukannya dengan aktif giat sosial membantu meringankan beban bagi masyarakat yang kesulitan.

“Tidak ada batasan untuk tetap berkarya bagi bangsa dan negara tidak merta hanya selama jadi polisi saja, namun setelah pensiun juga bisa memberikan hasil terbaik pengabdian kepada bangsa dan negara khususnya,” kata Sutomo, kepada awak media di Jakarta, Selasa (17/8).

Menurut Sutomo, dirinya bersyukur sampai saat ini masih diberikan kesehatan dari Allah SWT sehingga masih dapat melakukan kebaikan bagi orang banyak. Kesempatan itu tidak disia-siakannya dengan membantu masyarakat dalam penanggulangan bersama pencegahan penularan pandemi Covid-19.

Bersama Yayasan Ar Rahmah yang didirikannya, pria yang akrab disapa Pak Haji Tomo beserta jajaran pengurus tergugah melihat kesulitan warga selama wabah virus Corona, terlebih para pejuang keluarga sebagai pekerja harian ikut berimbas di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Peduli dan Simpati harus ditanamkan dalam situasi pandemi ini. Jika ada rejeki lebih sisihkan sebagian harta kita untuk membantu orang yang sedang kesusahan dalam meringankan beban saudara kita yang membutuhkan,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya selaku Ketua Yayasan Ar Rahmah mencanangkan beberapa kegiatan diantaranya adalah ‘Ahad Berkah’ yaitu memberikan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di masa PPKM.

Selain kegiatan Ahad Berkah, sambung Sutomo, yayasan yang dipimpinnya itu secara priodik di masa pandemi Covid-19 melakukan kegiatan ‘Jumat Berkah’ dengan membagikan ratusan nasi box kepada masyarakat yang terdampak.

“Selama pandemi sasaran pemberian bantuan mulai dari sekitar lingkungan yayasan yang membutuhkan, ojek sepanjang jalan Raya Bogor, pekerja harian seperti pedagang asongan, kuli kasar, anak yatim dan dhuafa yaitu dibagikan paket sembako serta uang tunai,” bebernya.

Lulusan Secapa angkatan 1999 (Wira Surya Cendekia) itu menceritakan awal mendirikan Yayasan Ar Rahmah bermula pada waktu berangkat haji tahun 2002 hingga terlintas dalam benak pikiran untuk membuat yayasan dengan harapan dapat membantu sesama.

“Nama Ar Rahmah berasal dari nama tengah dari putri kedua saya Rahmah, yang artinya kasih sayang,” ungkap Sutomo yang pernah menjabat Kasat Lantas Polres Metro Depok.

Ditinggal wafat orang tua sejak berusia 10 tahun, pria yang pernah menyabet penghargaan Citra Pelayanan Prima dari Presiden Republik Indonesia semasa dinas ini memegang teguh prinsip selama masih bisa berdiri tegap akan terus berbuat kebaikan bagi warga yang membutuhkan.

Sebagai sesama umat beragama, Sutomo menggarisbawahi, jika ada warga yang membutuhkan sudah sepatutnya orang yang mampu untuk menyisihkan sebagian harta dengan meringankan beban warga yang sedang kesulitan.

“Semoga pandemi Covid -19 ini dapat segera berlalu sehingga beban ekonomi warga yang terdampak tidak menjadi bertambah berat lagi,” pungkasnya . (Ags/Fy/Foto: Ist.)

Leave a Reply