Terancam 4 Tahun Penjara, Polisi Tangkap Pemeras Modus Korban Tabrak Lari

Jakarta, Patroli-
Polres Metro Jakarta Timur menetapkan pria berinisial AF sebagai tersangka kasus pemerasan dengan modus korban tabrak lari di wilayah Jakarta Timur. Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di wilayah Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pelaku AF merupakan mantan pecandu putau dan heroin dan melakukan aksinya lantaran membutuhkan uang untuk membeli obat.

“Karena adalah butuh uang untuk membeli obat-obatan yang memang lagi melaksanakan terapi, karena yang bersangkutan pernah menggunakan heroin atau putau,” ungkap Kombes Budi, kepada awak media, di Mapolrestro Jakarta Timur, Minggu (30/1).

Dijelaskan oleh Budi, saat menjalankan aksinya tersangka memang memanfaatkan bekas luka yang dialaminya untuk pura-pura tertabrak. Menurutnya luka yang ada pada tersangka akibat dari tabrakan yang sudah lama dialami.

“Memang yang bersangkutan kakinya ada luka, tetapi itu adalah luka lama. Jadi, 2012 yang bersangkutan pernah tertabrak truk dan kakinya ada bekas cacat diseset kulitnya sehingga agak pincang jalannya,” tuturnya, dilansir humas.polri.go.id, Minggu (30/1).

Atas perbuatannya, AF akan dikenakan dengan pasal berlapis di antaranya Pasal 368 ayat 1 KUHP dan Pasal 318 KUHP tentang fitnah dan melakukan pemerasan. Adapun ancaman hukumannya pidana penjara 9 bulan dan 4 tahun.

Sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos) percobaan pemerasan yang dilakukan oleh tersangka. Dari rekaman video diawali aksi sepeda motor mengejar mobil minibus.

Tepat di lokasi kejadian, pria tersebut turun dan mencoba memeras pengendara mobil untuk meminta pertanggungjawaban karena mengaku tertabrak. (Ags/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published.