Kesal dengan Pengguna Jalan Ugal-ugalan, RevTube Band Luncurkan Single Video Klip ’Simsalabim’

Jakarta, Patroli-
Band aliran Rock asal kota Jakarta, RevTube meluncurkan single terbaru dengan format video klip animasi teks bergerak berjudul ’Simsalabim’.

Lagu bergenre Rock n Roll berdurasi 3 menit 29 detik dikemas dengan kalimat yang kocak dan dibalut full distorsi gitar.

Dimulai dengan intro sayatan suara efek wah gitar, lagu Simsalabim disambut dengan nyanyian lantang dan keras ciri khas Togar sang vokalis dengan lirik yang menghibur.

Pada bagian reff, lagu ini dinyanyikan secara serentak dengan lirik ’Loe punya sim, sim’nya simsalabim. Bikin dibantuin sama si aladin. Komat-kamit, itung-itung, langsung jadi. Amit-amit kok bisa’nya loe begitu’.

Dengan tempo ketukan drum cepat dari Apid yang kompak bersinerji dengan iringan dentuman gitar bass yang dimainkan Axin membuat lagu ini terasa penuh energi yang ceria.

Simsalabim juga dihiasi nuansa Swing Jazz dengan comping dan lick gitar yang santai pada pertengahan lagu.

Revtube Band. (Foto: Ist.)

Sesi ini sebagai break point yang mengubah suasana iringan tempo cepat ke suasana sunyi senyap dalam sekejap. Kemudian disambut petikan picking cepat solo gitar yang dimainkan Dika.

Sampai pada penghujung lagu Simsalabim diakhiri dengan pengulangan kembali dari iringan efek wah gitar seperti intro pembuka awal.

Lahir dari rasa kekesalan

Dika, gitaris yang juga merupakan motor dari RevTube Band mengatakan bahwa konsep lagu Simsalabim lahir dari pengalaman sosial yang kerap bisa dilihat di lingkungan masyarakat pada umumnya.

”Lagu ini sebenarnya curhatan yang dituangkan ke dalam sebuah karya seni tentang situasi semraut yang sehari-hari kita alami di jalan raya,” ujarnya, kepada awak media di Jakarta, Minggu (7/8).

Menurut Dika, kesemrautan yang dimaksudnya adalah adanya kebiasaan segelintir pengendara kendaraan bermotor di jalan raya yang kerap melanggar aturan.

”Kita sering lihat pengguna jalan kadang ada yang ugal-ugalan, misalkan kebut-kebutan, menerobos lampu merah, melawan arah, pakai bahu jalan (trotoar), belok gak pakai lampu sign, dan lain sebagainya,” tukasnya.

Dika sangat menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang ugal-ugalan di jalan raya, karena selain membahayakan si pengendara sendiri juga bisa berdampak fatal terhadap orang lain.

Dika, gitaris RevTube Band. (Foto: Ist.)

Untuk itu, gitaris yang pernah menempuh ilmu musik di Australia selama beberapa tahun tersebut menuangkan kekesalannya ke dalam bentuk lagu yang diharapkan menjadi bahan pembelajaran dan renungan bersama.

”Makanya saya kasih judul Simsalabim. Kita jadi berpikiran jangan-jangan mereka yang suka ugal-ugalan di jalan itu dapat SIM gak sesuai ketentuan, atau bahkan bisa jadi gak punya SIM,” imbuhnya.

RevTube Band beberapa kali mengalami transformasi personil dan mulai menyuarakan karyanya sejak tahun 2016. Selain Dika, formasi lagu Simsalabim digawangi oleh Togar (vokal), Axin (bass), dan Apid (drumm).

Seperti grup musik pada umumnya, RevTube Band memanfaatkan platform digital Youtube sebagai wadah menyalurkan inspirasi dan hasil karya yang dapat menghibur semua orang.

Untuk mendengarkan lagu Simsalabim dari RevTube Band, bisa mengakses tautan atau link https://www.youtube.com/watch?v=flQTAfOOVUk. (Fy/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *