May 19, 2024

Manager PLN UP3 Garut Serahkan Bantuan Kepada Penyandang Tuna Netra

Garut, Patroli-
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Garut Nurhidayanto Nugroho menyambangi panti pijat tuna netra yang berada di Kampung Maktal, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Jumat (16/7).

Kedatangan Nurhidayanto Nugroho hari itu dalam rangka memberikan bantuan paket sembako di masa pandemi Covid-19. Kehadirannya pun mendapat sambutan hangat dan penuh suka cita dari mereka yang bekerja di bidang jasa pijat.

“Kita prihatin dengan kondisi mereka saat ini. Mereka hanya mengandalkan hidup dari jasa pijat, tapi sekarang sepi peminat,” ujarnya kepada awak media di Garut, Jawa Barat.

Dijelaskan oleh Nurhidayanto perihal pihaknya menyasar para penyandang tuna netra dalam memberikan bantuan, lantaran menurutnya mereka termasuk paling terkena imbas dari pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Kalau orang normal ketika mata pencahariannya terhenti masih bisa melakukan yang lainnya. Tapi kalau mereka yang memiliki keterbatasan tentunya sulit untuk bangkit lagi,” tuturnya.

Diakui oleh PLN UP3 Garut itu, bantuan berupa paket sembako yang diberikannya sekadar meringankan beban para penyandang tuna netra yang kehilangan mata pencaharian.

“Bantuan itu mudah-mudahan bisa digunakan untuk makan bersama keluarga. Mohon maaf cuma bisa bantuannya Sembako. Mudah-mudahan sembako ini bisa digunakan untuk makan bersama keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Erwin Goner selaku pengelola panti pijat tuna netra mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Manager PLN UP3 Garut kepada para penyandang tuna netra binaannya.

Erwin membenarkan, sebanyak 18 orang tunanetra yang biasa bekerja di panti pijat yang ia kelola merasa kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dirinya juga menyebutkan, bahwa untuk menutupi kebutuhan sehari-hari para penyandang tuna netra binaanya hanya mengandalkan bantuan dari para dermawan.

“Memang benar sejak pandemi ini mewabah. Panti pijat tunanetra yang kita kelola ini sepi. Tidak ada seorang pun pelanggan yang datang,” imbuhnya. (Ujang S/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *