Warga RW 010 Baktijaya dan Sekitarnya Berduka, Ustadz Haji Jaeni Tutup Usia

Depok, Patroli-
Warga RW 010 Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya Depok Timur, Jawa Barat, hari ini berduka lantaran kepergian seorang ulama kharismatik yaitu Ustadz Haji Jaeni bin Sanropi di usianya yang ke 58 tahun.

Tokoh agama asal Ciamis, Jawa Barat, itu wafat meninggalkan istri dan 6 orang anak beserta menantu dan cucu. Akibat sakit yang diderita, Ustadz Jaeni dikabarkan wafat pada hari Senin (26/7) pukul 02.00 WIB dikediamannya di Jalan Merawan III Nomor 123 Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya Depok Timur, Jawa Barat.

Di hari yang sama, almarhum usai dimandikan dan dikafankan kemudian disholatkan di Masjid Al Mujahidin RW 010 Baktijaya ba’da sholat dzuhur berjamaah. Selanjutnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kalimulya I, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Semasa hidupnya Ustadz Jaeni selalu memimpin acara-acara keagamaan di sekitaran wilayah RW 010 Baktijaya. Selain sering menjadi imam memimpin sholat jamaah, almarhum juga kerap mengisi dakwah-dakwah pengajian dan menjadi khotib mimbar Jumat diberbagai masjid di wilayah Depok Timur.

Ulama kelahiran 20 Agustus 1954 itu sejak dahulu juga dikenal sebagai tokoh yang mengerti tata cara memandikan jenazah dan sering dimintakan bantuannya oleh masyarakat, mulai dari memandikan dan mengkafankan muslim yang meninggal dunia.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mujahidin RW 010 Baktijaya Muhammad Syafrudin Komar, merupakan salah satu orang yang merasakan kehilangan sosok ustadz kharismatik itu.

Kepada awak media di Depok, Jawa Barat, dirinya menyebutkan bahwa almarhum adalah generasi pertama DKM Al Mujahidin yang telah banyak memberikan kontribusi bagi warga RW 010 dan sekitarnya, khususnya di bidang keumatan.

Ustadz Syafrudin saat memimpin sholat jenazah dan membacakan doa bagi almarhum Ustadz Haji Jaeni di Masjid Al-Mujahidin RW 010 Baktijaya, Depok Timur, Jawa Barat, Senin (26/7). (Foto: Ist./Fy)

“Saya selaku Ketua DKM Al Mujahidin, mewakili warga RW 010 mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Beliau orang baik, beliau telah banyak berkontribusi untuk wilayah RW 010. Semoga diterima amal ibadahnya, iman Islamnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT, Aamiin,” ucap tokoh agama yang akrab disapa Pak Ustadz Syafrudin itu.

Dikatakan Ustadz Syafrudin, dirinya beserta pengurus DKM Al Mujahidin lainnya akan meneruskan perjuangan almarhum semasa hidup. Baik perjuangan dalam agama ataupun dalam kemasyarakatan.

“Kami akan tetap meneruskan perjuangan beliau, baik dalam bidang agama maupun dalam bidang kemasyarakatan. Karena beliau dulu pernah jadi pengurus, RT, RW, DKM dan juga jadi pengajar. Tentunya kami merasa sangat kehilangan, sekali lagi selamat jalan Ustadz Jaeni,” pungkasnya.

Ustadz Jaeni hingga akhir hayatnya terbilang rutin memimpin acara membaca Surah Yasin bersama yang digelar di masjid setiap malam Jumat.

Almarhum dikenang selalu mendedikasikan ilmunya untuk banyak orang, bukan hanya untuk warga RW 010 namun juga di beberapa majelis di Depok Timur. Bahkan tersiar kabar kepergiannya juga diumumkan di beberapa masjid di wilayah RW lain. (Fy/Foto: Ist./Dok.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *