Pemberlakuan PTM Terbatas, Kadisdik Garut Minta Prokes Dipatuhi

Garut, Patroli-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut Totong berharap ada kerjasama yang baik semuanya antara guru dan orang tua dalam masalah disiplin protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 selama PTM terbatas berlangsung.

“Kita sudah enam pekan menggulirkan PTM Terbatas, tinggal bagaimana sekarang tentunya tadi dari sisi penyebaran Covid-19 pun sekarang terus menurun,” ujar Kadisdik Garut Totong, usai apel di lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jawa Barat, Senin (13/9).

Menurutnya hal ini tentunya harus disikapi dengan tetap disiplin dan jangan mengabaikan imbauan pemerintah dengan terus menjaga prokes, dengan memakai masker, serta menjaga jarak (physical distancing). “Lebih hati-hati dan disiplin. Kalau tidak disiplin, tentunya akan mengabaikan prokes,” ucapnya.

Totong juga berharap para guru tetap memberikan edukasi jangan sampai anak-anak atau siswa-siswi mengabaikan prokes dengan memberikan arahan disiplin prokes tidak hanya lingkungan di sekolah saja namun juga sepulang dari sekolah.

“Para guru terus mengedukasi anak-anak kita, jangan sampai disiplin prokes di sekolah saja tapi sepulang sekolah tidak, dan ini yang harus terus diedukasi termasuk oleh orang tua. Ini kita secara bersama, tadi disampaikan oleh pimpinan (bupati), harus disiplin, jangan abai,” imbuhnya. (Ujang/Saeful/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *