Pemkab Garut-IKOPIN Jalin Kerjasama di Bidang Ekonomi

Garut, Patroli-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melakukan kerja sama dengan IKOPIN (Institut Manajemen Koperasi Indonesia) di bidang ekonomi.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan bersama Rektor IKOPIN Burhanuddin Abdullah, pada apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (4/10).

Rektor IKOPIN Burhanuddin Abdullah dalam sambutannya menuturkan, Indonesia membutuhkan sebuah inovasi dalam sistem perekonomian Indonesia agar masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Kalau kita ingin merasakan sesuatu yang belum pernah kita rasakan yaitu kemakmuran bagi semua kesejahteraan yang adil, maka kita harus melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan,” ucapnya.

Menurutnya saat ini Indonesia sedang mengalami dua disrupsi yaitu disrupsi teknologi dan disrupsi pandemi yang berpengaruh besar terhadap perekonomian di Indonesia.

“Kita mengalami krisis pada 2008, krisis global keuangan tetapi suasana tidak berubah karena belum cukup dalam pada waktu itu dan kini kita mengalami dua disrupsi yang pertama disrupsi teknologi dan yang kedua disrupsi pandemi,” ucapnya.

Meskipun demikian, Rektor IKOPIN itu menggarisbawahi bahwa salah satu disrupsi tersebut bisa memperbaiki disrupsi yang lain.

“Disrupsi teknologi membantu perbaikan dari disrupsi pandemi ini. Ini sesuatu kesempatan yang sangat besar bagi kita untuk menyusun cerita baru,” imbuh Burhanuddin.

Sebelumnya Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan apresiasi dengan menyambut baik kerjasama pihaknya dengan IKOPIN.

Dirinya berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memperhatikan apa yang telah disampaikan oleh Rektor IKOPIN Burhanuddin Abdullah terkait pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang perekonomian.

“Di masa krisis kita tetap melaksanakan pelayanan yang baik terhadap masyarakat Kabupaten Garut meskipun APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) kita semakin hari semakin tertekan karena pendapatan dan rencana pengeluaran sangat tidak berimbang,” pungkasnya. (Ujang/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *