Kinerja Pelayanan Kependudukan Diapresiasi Kemendagri, Pemprov DKI Terima Penghargaan Mesin ADM

Jakarta, Patroli-
Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) Jakarta mendapatkan penghargaan berupa mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas pelayanan terbaik yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta dalam layanan administrasi kependudukan.

Dalam Rakornas Kemendagri 2022, Pemprov DKI Jakarta melalui Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat meraih peringkat terbaik se Indonesia untuk tingkat kota.

Penyerahan mesin ADM ini dilakukan secara simbolis oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).

Gubernur Anies mengapresiasi seluruh jajaran yang ada di Dinas Dukcapil DKI Jakarta atas inovasinya melayani 12 jenis pelayanan kependudukan dalam waktu 15 menit, sehingga mendapat penghargaan tersebut.

“Ini bisa menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat memiliki kepuasan yang lebih tinggi, dalam menerima pelayanan dari Pemerintah. Hal ini juga memberikan kepercayaan bahwa efisiensi efektivitas itu, bisa dilaksanakan di jajaran paling depan,” ujar Gubernur Anies.

Gubernur Anies juga menjelaskan, upaya dalam mewujudkan pelayanan 15 menit tersebut sudah dilakukan sejak Maret 2022 dan akan terus diupayakan berjalan secara berkelanjutan.

“Dalam hal ini, kami mengapresiasi Ditjen Dukcapil Kemendagri RI, yang sudah memberikan bimbingan kepada kita semua. Sehingga, kita bisa melakukan implementasi di lapangan dengan efisien dan baik. Kami berharap masyarakat Jakarta bisa bersyukur untuk tinggal di Jakarta karena pelayanannya semakin lebih baik,” tambah Gubernur Anies.

Sementara itu, Ditjen Dukcapil Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan inovasi Pemprov DKI dalam menjadikan pelayanan berdurasi 15 menit adalah langkah yang efisien.

“Ini merupakan satu titik yang sangat bagus dalam pelayanan Dukcapil bahwa 12 dokumen diselesaikan dalam waktu masing-masing 15 menit. Mengapa ini pencapaian luar biasa? Karena, penduduk Jakarta itu 11,2 juta, sejak bayi lahir sampai meninggal dunia semua membutuhkan pelayanan Adminduk,” ujar Zudan.

Di samping itu, Zudan berpendapat, DKI Jakarta telah berkomitmen dengan luar biasa, sehingga Kemendagri mengapresiasi kinerja Gubernur Anies beserta jajarannya. Ia menjelaskan, jika komitmen tersebut dilakukan secara kolaborasi, maka Kemendagri pasti akan ikut mendukung program tersebut.

“Saya berharap Provinsi lain bisa belajar dari Dukcapil Provinsi DKI Jakarta menuju pelayanan 15 menit. Karena, komitmen Kemendagri itu pelayanannya satu jam di Permendagri No. 19 Tahun 2018 yang kita kenal dengan program Semedi (sehari mesti jadi). Nah, di Jakarta, 15 menit sudah bisa jadi, ini pencapaian yang luar biasa,” pungkas Zudan.

Mesin ADM dari Kemendagri ini selanjutnya beroperasi di Mall Pelayanan Publik yang ada di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur.

Optimalisasi Pelayanan

Kepala Dinas (Kadis) Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 71 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penyelesaian Layanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, pada Maret 2022. Hal ini dalam rangka optimasilasi pelayanan administrasi kependudukan.

“Dalam memberikan pelayanan kepada publik, kami selalu berupaya secara optimal dan menaati setiap aturan yang berlaku,” terang Budi.

Untuk itu, lanjutnya, terobosan dan inovasi senantiasa sudah dilakukan. Salah satunya adalah layanan antar dokumen melalui GoSend yang sudah bisa dimanfaatkan oleh warga dalam melakukan layanan administrasi kependudukan

Budi menambahkan, untuk semakin meningkatkan dan mendukung layanan administrasi kependudukan dilakukan juga launching layanan kependudukan dan pencatatan sipil dan zona integritas wilayah birokrasi bersih dan melayani, yakni Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBMM).

”Juga pemberian penghargaan kepada jajaran yang ada di Dukcapil yang telah sukses mendukung optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan kepada warga,” tuturnya.

Penghargaan ini diberikan kepada:
1. RW kampung sadar adminduk (KAMSA) 6 cakupan.
2. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Nilai 100 persen.
3. Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Terbaik Tahun 2021.
4. Wilayah yang cakupan administrasi kependudukan 100% (Tingkat Kota, Kecamatan, dan Kelurahan).

Kadis Dukcapil DKI Jakarta juga menyatakan terus berkomitmen untuk bisa memberikan layanan secara cepat, akurat, dan tuntas dalam 15 menit, 30 menit, dan 60 menit. Layanan dapat dilakukan sesuai dengan durasinya jika persyaratan dokumen dari masyarakat lengkap dan koneksi jaringan internet lancar.

”Kami juga sudah menyediakan berbagai platform untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan di Jakarta,” pungkasnya.

Pemprov DKI telah menyediakan platform layanan administrasi kependudukan secara online melalui Alpukat Betawi yang juga terintegrasi dengan aplikasi JAKI. Offline di kantor kelurahan, kecamatan, sudin Dukcapil, mall pelayanan publik yang ada di Jakarta. Hingga menyediakan nomor WhatsApp (WA) yang bernama DJAWARA di nomor 081285277751. (Red/Mf/Foto: Ist.)

Leave a Reply