Bupati, Sekda dan Kejari Kabupaten Tangerang Tanda Tangan Pakta Integritas

Kabupaten Tangerang, Patroli-
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menandatangani pakta integritas dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang Nova Eliza Saragih.

Penandatanganan pakta integritas yang disaksikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Leonard Eben Ezer Simandjuntak, dan Ketua DPRD Banten Andra Soni digelar di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Banten, Jumat (24/6).

Kemudian secara serempak juga dilakukan antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten serta Kejari se Banten dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atau Pemerintah Kota (Pemkot) se Provinsi Banten.

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mendukung dan mengapresiasi penandatanganan itu, terlebih lagi dilakukan serempak antara kejaksaan dan pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Banten serta disaksikan oleh Pj Gubernur Banten.

“Penandatanganan ini memperkuat komitmen kita bersama dalam mencegah korupsi dan ini juga merupakan bagian dari penilaian kinerja. Kami sangat mendukung program ini, agar Kabupaten Tangerang bisa jauh lebih baik lagi ke depan,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Tangerang melakukan penandatanganan pakta integritas antara Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Tangerang dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar. Menurutnya penandatanganan pakta integritas itu adalah salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam rangka mencegah tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan Pemprov Banten dan juga pemerintah kabupaten/kota se Banten.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini satu hal yang senantiasa menjadi bagian usaha kita yang terus-menerus untuk menjalankan tugas pemerintahan ini dengan baik dan benar,” tuturnya.

Al Muktabar mengungkapkan akan mengimplementasikan apa yang telah ditandatangani bersama, bukan hanya sekedar seremonial semata.

Dirinya juga menekankan yang lebih penting adalah bagaimana bisa mampu menjaga dan melaksanakan pemerintahan, karena adanya tanggung jawab.

”Tanggung jawab kita di dunia dan terlebih tanggung jawab kita nanti kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Itu semua akan menjadi bagian dari amal ibadah kita. Ada konsekuensi juga bila kita tidak menjalankan itu, sesuatu hal yang harus kita pertanggungjawabkan sebagai pemimpin,” pungkas Al Muktabar.

Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov Banten, Pj Gubernur Banten dan juga seluruh kepala daerah di Banten serta seluruh Kajari se Provinsi Banten yang telah berkomitmen bersama dalam mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah kami lakukan bersama seluruh pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten pada tanggal 15 Juni 2022 yang lalu,” ujarnya.

Selain itu Leonard juga mengungkapkan bahwa seluruh jajarannya akan senantiasa mengawal dan mengembangkan pembangunan daerah di wilayah Provinsi Banten.

“Saya menekankan, ini mustahil dapat kita wujudkan tanpa lima dasar seperti transformatif, adaptif, inovatif dan kolaboratif, kelima itu harus inklusif,” paparnya.

Ia menegaskan, semua yang dijabarkannya tadi harus dilakukan oleh pemangku kepentingan (stakeholder) di Provinsi Banten khususnya Pemprov Banten serta pemkot dan pemkab se Banten sebagai pelaksana pemerintahan daerah.

”Untuk mewujudkan Pemerintah Provinsi Banten yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” tutup Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (Syuhada/Foto: Istimewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.