BNN Gelar Apel Kebangsaan dan Luncurkan ‘Jaga Jakarta Tanpa Narkoba’ di Monas
Jakarta – Dari jantung ibu kota, di bawah langit biru Monumen Nasional (Monas), Badan Narkotika Nasional (BNN) memancangkan tonggak sejarah baru dengan meluncurkan Program ‘Jaga Jakarta Tanpa Narkoba’ melalui Apel Kebangsaan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah seruan kebangsaan panggilan nurani untuk bersatu menjaga masa depan bangsa dari ancaman laten penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Program ‘Jaga Jakarta Tanpa Narkoba’ menjadi inisiatif strategis yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa, yakni pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media massa, hingga masyarakat di akar rumput.
Kolaborasi besar ini adalah bukti nyata bahwa perang melawan narkoba bukan tugas satu lembaga, tetapi tanggung jawab bersama sebagai anak bangsa.
Tiga fokus utama menjadi roh gerakan ini, pertama adalah penguatan ketahanan masyarakat melalui pengembangan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) serta pemberdayaan komunitas lokal sebagai pelopor pencegahan.
Kedua, sinergi lintas sektor antara pemerintah, aparat hukum, lembaga pendidikan, dan dunia usaha untuk menggerakkan edukasi, deteksi dini, serta intervensi berbasis masyarakat.
Kemudian yang ketiga, pemanfaatan teknologi informasi dan media digital sebagai senjata baru untuk memperluas jangkauan P4GN dan menanamkan kesadaran bahaya narkoba, terutama bagi generasi muda penerus bangsa.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan dengan suara yang menggema di tengah lapangan, bahwa narkoba bukan sekadar ancaman individu tetapi instrumen destruktif yang bisa melumpuhkan daya tahan bangsa.
“Dari panggung Apel Kebangsaan ini, mari kita tabuh lebih keras genderang perang melawan narkoba!,” tegasnya.
Ia menyerukan tiga tekad bagi seluruh elemen masyarakat Jakarta dan Indonesia, pertama menjadikan lingkungan sebagai zona bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kemudian yang ke dua, menjadikan keluarga sebagai benteng pertama pertahanan moral dan karakter bangsa. terakhir, ke tiga menumbuhkan semangat kebangsaan dan gotong royong sebagai senjata moral melawan narkotika.

Kepala BNN juga menegaskan, bahwa ‘Jaga Jakarta Tanpa Narkoba’ bukan hanya program namun adalah gerakan moral, sosial, dan kebangsaan.
Gerakan yang diharapkan menjadi model nasional, inspirasi bagi setiap daerah untuk membangun kota dan desa yang bersih dari narkoba, menuju satu cita bersama: Indonesia Bersinar Bersih dari Narkoba. (Ags/Foto: Ist.)
Discover more from patrolliborgol.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

