Ames Abadi, Ukir Semesta di Atas Kertas dengan ‘Bolpoin’
Jakarta – Tidak semua seniman lahir dari sekolah formal. Sebagian justru tumbuh dari perjalanan hidup dan perjumpaan-perjumpaan batin.
Salah satunya adalah Ames Abadi, seniman asal Temanggung, Jawa Tengah, yang merayakan hari lahirnya setiap 18 April namun memilih menyimpan rapat tahunnya.
“Biarkan karya yang bercerita tentang waktu,” ujarnya, pada awak media di Jakarta, Minggu (7/121).
Amesh adalah sosok yang menempatkan alam semesta sebagai universitas terbesar. Ia belajar dari angin yang berhembus, dari bayang pohon yang bergerak, dari suara hati yang tak pernah berhenti memanggil.
Prinsipnya sederhana tetapi dalam: ilmu seni membutuhkan pemahaman, tetapi seni itu sendiri adalah penghayatan. Karena itu ia tidak sekadar berkarya; ia menghayati setiap goresan, nada, dan langkah hidup yang membawanya ke titik ini.

Sejak dua dekade silam, Amesh memegang teguh konsep B3, Belajar, Bekerja, Berkarya. Ia menautkannya pada tiga pilar budaya: logika, etika, dan estetika.
Dari sinilah lahir perjalanan panjangnya di dunia teater, musik, dan seni rupa. Namun hatinya selalu kembali pada drawing, seni yang menurutnya ‘mengajarkan kesabaran dalam bentuk paling sunyi’.

Bagi Amesh, menggambar bukan sekadar melahirkan bentuk. Ia menyebutnya sebagai ruang spiritual, tempat manusia dapat menjumpai dirinya sendiri.
“Karya seni hadir bukan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia, tetapi kebutuhan jiwa,” katanya. Itulah sebabnya, dalam karya-karya Ames selalu ada nuansa meditasi, keseimbangan, serta percikan kejujuran yang menenangkan.
Selain dikenal sebagai perupa, Ames Abadi juga seorang musisi dan vokalis. Ia telah menciptakan banyak lagu, sebagian bernuansa kontemplatif, sebagian menyala penuh energi dan sering tampil di panggung-panggung seni di berbagai kota.
Seolah Ames memegang teguh prisip, ketika melukis ia berbicara dengan garis, ketika bernyanyi ia berbicara dengan irama.

Riwayat pamerannya menjadi saksi perjalanan kreatif yang tak pernah berhenti. Dari Yogyakarta hingga Bandung, dari Magelang hingga Jakarta, karya-karyanya tampil berdampingan dengan ragam seniman lain yang mewarnai peta seni rupa Indonesia.
Jejak Pameran Ames Abadi
2016
– Drawing Wayang, Taman Budaya Yogyakarta.
– Bir the Day, The Switt Store, Magelang, Jawa Tengah.
– Coretan Hitam Putih, Balai Budaya Jakarta.
2017
-Hari Kartini, Rembang.
2018
– Eksistensi, Balai Budaya Jakarta.
2019
– Trans Jakarta Hipta, Tugu Konstkring Paleis, Jakarta.
2020
– Sejurus Memento Mori, Bandung.
– Peruja, 28 Oktober – Pameran Daring Galeri Nasional, Jejak Jakarta.
2021
– 1 Juni: Hari Kelahiran Pancasila – Pameran tunggal, Veteran Art Stage, Jakarta.
– Hai, Kamu WS Rendra, 1 November – Balai Budaya Jakarta.
2022
– Astumus Kultur – Pameran Drawing, 29 Mei – 7 Juni, Ciledug Tangerang.
2023
– Indonesia Kini: 25 Tahun Peristiwa Mei 98, Bentara Budaya Jakarta.
– Revolusi Surabaya dan Estetika, 1 November – Balai Budaya Jakarta.
2024
– Museum Barli, 5 – 10 November, Bandung.
2025
– Pameran Tamam, 18 – 29 Juni – Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Dalam setiap perjalanan, Amesh selalu kembali pada satu keyakinan bahwa seni adalah cara manusia merayakan keberadaannya sendiri. Dan selama ia terus mengikuti ritme semesta, karya-karyanya akan terus lahir, mengalir dari hati, mengisi ruang publik, dan menyentuh batin para penikmatnya.
“Jika seni adalah cermin jiwa, maka saya ingin para pecinta seni menjadikan karya lukis saya menjadi bagian cermin yang jernih mengajak siapa pun untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam, lalu menemukan kembali dirinya,” tutur Ames.
Tutup akhir tahun dengan menggelar pameran tunggal
Seniman multitalenta Ames Abadi bakal kembali menyapa publik lewat sebuah Pameran Tunggal Lukisan bertajuk ‘Sendiri’”’ yang akan digelar di Balai Budaya Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat.
Pameran ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai Jumat (12/12) hingga Jumat (19/12) mendatang, menghadirkan rangkaian karya yang merefleksikan perjalanan batin dan kontemplasi sang seniman.
Pameran akan dibuka secara resmi oleh Prof Chryshnanda, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri sejak November 2024.
Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana dikenal luas sebagai perwira tinggi Polri yang kaya jiwa seni, Prof Chryshnanda sebelumnya juga sempat memamerkan karya-karya lukisnya di Sasana Rupa, Taman Impian Jaya Ancol, pada Juni 2025 lalu.
Kehadirannya dalam pembukaan pameran Amesh menjadi penanda pentingnya dialog antara seni, budaya, dan kepemimpinan publik.

Tak hanya itu, Pameran ‘Sendiri’ turut menghadirkan Syahnagra Ismail, pelukis senior Indonesia yang dikenal dengan karya-karya bernuansa alam dan spiritualitas.
Syahnagra memiliki rekam jejak panjang di dunia seni rupa, mulai dari pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) hingga Akademi Seni Grafis di Stockholm, Swedia. Ia pernah menggelar pameran tunggal, termasuk perayaan lima dekade berkaryanya melalui event ‘Painting Out Loud’ pada tahun 2023.
Pameran ini turut menggandeng Joko Kisworo, seniman visual yang memiliki latar belakang psikologi serta dikenal sebagai terapis seni rupa. Joko yang akrab dengan panggilan Joko Kisworo Zoro, selama ini aktif berperan sebagai kurator dalam berbagai pameran seni di Indonesia.
Ia juga terafiliasi dengan sejumlah komunitas seni nasional, termasuk Asosiasi Pelukis Nusantara (ASPEN), dan dikenal luas di kalangan seniman otodidak maupun akademisi.
Melalui pameran terbarunya, Ames Abadi berupaya mengajak penikmat seni dari dalam dan luar negeri untuk meresapi perjalanan batin yang tertuang dalam setiap goresan kuas dan eksplorasi visualnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada orang baik serta semua pihak yang memberikan dukungan sehingga pameran dapat terlaksana. Mohon doanya, semoga semua berjalan sukses dan lancar ya,” imbuhnya.
Pameran ‘Sendiri’ menjadi penutup tahun yang istimewa, tidak hanya bagi Ames Abadi tetapi juga bagi ekosistem seni rupa Indonesia, sebuah perayaan kolaborasi, kreativitas, dan spiritualitas yang terangkum dalam ruang seni Balai Budaya Jakarta. (Nix/Foto: Ist.)
Discover more from patrolliborgol.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

