Arahkan Kader Posyandu dan Puskesmas Kejar Target, Istri Bupati Garut Tinjau Kegiatan BIAN
Garut, Patroli-
Kader Posyandu dan Puskesmas di Kabupaten Garut akan dikerahkan secara door to door atau dari pintu ke pintu apabila capaian program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) hingga 13 September 2022 mendatang capaiannya masih rendah.
Hal itu disampaikan Istri Bupati Garut Diah Kurniasari saat meninjau pelaksanaan imunisasi di Desa Salakuray, Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat, Rabu (31/8).

”Target BIAN dijadwalkan selesai 13 September 2022. Sudah menjadi tugas kita untuk memberikan pengarahan terhadap Kader Posyandu dan Puskesmas untuk mengejar target imunisasi ini,” ujarnya kepada awak media.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa masyarakat yang menjadi sasaran imunisasi ini adalah bayi dibawah usia 5 tahun atau balita sampai dengan yang berusia 59 bulan.
”Oleh karena itu saya sampaikan, jika capaian kurang, kami akan melakukan door to door,” tegas Diah Kurniasari, yang merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Desa (Sekdes) Salakuray Hilman Kadafi menjelaskan, bahwa target anak yang harus diimunisasi di Desa Salakuray adalah sebanyak 335 orang.
“Sejauh ini yang baru tercapai mengikuti program BIAM sejumlah 23 persen, sehingga masih jauh untuk mengejar target 100 persen,” ungkapnya.
Hilman menerangkan bahwa tentunya banyak kendala yang dihadapi di lapangan. Pihaknya pun akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya imunisasi.
”Kami memberikan pemahaman kepada warga bahwa imunisasi penting untuk mencegah penyakit seperti cacar dan lainnya,” pungkas Sekdes Salakuray Hilman Kadafi. (Ujang/Foto: Ist.)
Discover more from patrolliborgol.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

