PJR Tol BORR Bocimi Edukasi Pengendara di Rest Area, Ingatkan Bahaya Mengemudi Saat Mengantuk
Bogor – Personel Patroli Jalan Raya (PJR) Tol BORR Bocimi terus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan humanis kepada masyarakat.
Melalui program Polantas KARIB, petugas mengajak para pengendara untuk tidak memaksakan diri berkendara saat mengalami kelelahan atau mengantuk guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026) di Rest Area Bale Singgah, salah satu lokasi yang kerap dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan di ruas Tol BORR Bocimi.
Dalam kegiatan tersebut, personel PJR Tol BORR Bocimi, Bripda Muhammad Rizky, menyambangi para pengendara secara langsung untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik selama berkendara.
Pendekatan yang dilakukan berlangsung santai, komunikatif, dan penuh keakraban sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Petugas mengingatkan bahwa faktor kelelahan dan rasa kantuk masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan di jalan tol. Oleh karena itu, setiap pengemudi diimbau memanfaatkan fasilitas rest area apabila mulai merasakan penurunan konsentrasi selama perjalanan.
Selain mengingatkan pentingnya beristirahat, Bripda Muhammad Rizky juga menyampaikan berbagai pesan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Pengendara diminta selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman maupun helm sesuai ketentuan, memeriksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat, serta memastikan kondisi kesehatan tetap prima agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Menurutnya, keputusan sederhana untuk berhenti sejenak dan beristirahat dapat menjadi langkah penting dalam mencegah kecelakaan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Program Polantas KARIB sendiri merupakan salah satu bentuk transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan edukasi, komunikasi, dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Melalui program ini, personel kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif memberikan pendampingan dan membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas.
PJR Tol BORR Bocimi berharap edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan meningkatnya disiplin berlalu lintas dan kesadaran untuk beristirahat ketika lelah, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan di jalan tol dapat terus ditekan sehingga tercipta Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) bagi seluruh pengguna jalan. (Red/Ags/Foto: Ist./eppid.polri.go.id)

