Hukum

Kakorlantas Pantau Arus Balik Lebaran di Cikarang, Rekayasa One Way dan Contraflow Masih Diberlakukan

Cikarang – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memantau langsung kondisi arus balik Lebaran dari Posko Command Center KM 29 Korlantas Polri di wilayah Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (28/3).

Dalam keterangannya, Kakorlantas menyampaikan bahwa hingga saat ini rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) masih diberlakukan secara bertahap, yakni One Way Tahap 1 Presisi dan Tahap 2, khususnya pada ruas KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama).

Selain itu, skema contraflow atau lawan arus sempat diterapkan di ruas KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek. Namun, pada Sabtu (28/3) dini hari, jalur tersebut telah dilakukan sterilisasi (clearance) seiring dengan kondisi arus kendaraan yang mulai melandai.

“Arus masih cukup terkendali. Namun kami tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan volume kendaraan,” ujar Kakorlantas.

Berdasarkan data traffic counting, sekitar 78 persen kendaraan telah kembali menuju Jakarta. Sementara itu, sekitar 22 persen sisanya diperkirakan masih akan bergerak hingga Sabtu sore dan berlanjut pada Minggu (29/3), dengan potensi peningkatan arus pada akhir pekan.

Mengantisipasi hal tersebut, Korlantas Polri menyiapkan skenario lanjutan berupa One Way Tahap 3 Presisi yang akan diberlakukan dari KM 390 wilayah Kendal hingga KM 70 Tol Cikatama. Skema ini ditujukan untuk mengelola arus kendaraan dari wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Solo Raya, hingga Yogyakarta agar tetap lancar menuju Jakarta.

Jika terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan, Korlantas akan berkoordinasi dengan pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mempertimbangkan penerapan one way nasional tahap kedua pada arus balik Lebaran.

“Kami melihat situasi di lapangan. Jika terjadi peningkatan signifikan, tidak menutup kemungkinan one way nasional tahap dua akan diberlakukan,” tegasnya.

Selain arus dari Tol Trans Jawa, Korlantas juga mengelola pergerakan kendaraan dari wilayah Jawa Barat yang mencapai sekitar 33 hingga 35 persen.

Untuk mengurai kepadatan, jalur Tol Fungsional Japek II Selatan dioperasikan sebagai alternatif, menghubungkan Sadang, Deltamas hingga Setu yang terkoneksi dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR) atau Tol Lingkar Luar Jakarta.

Menurut Kakorlantas, jalur alternatif tersebut cukup efektif dalam memecah arus kendaraan menuju Cikampek sehingga kondisi lalu lintas tetap terkendali.

Sementara itu, arus balik dari Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Bakauheni juga terus dipantau. Distribusi penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak dilaporkan berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.

“Distribusi dari pelabuhan ke pelabuhan berjalan baik seperti saat arus mudik. Ini menunjukkan pengelolaan arus sudah cukup optimal,” ungkapnya.

Kakorlantas menegaskan, seluruh skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara bertahap untuk mencegah penumpukan kendaraan, khususnya di titik-titik krusial seperti KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Evaluasi akan terus dilakukan guna memastikan arus balik Lebaran berlangsung aman, lancar, dan terkendali. (Red/Ags/Foto: Ist./DivHumas Polri)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading

Subscribe