Kemenag Siapkan 45 Rumah Ibadah Buddha sebagai Tempat Singgah Pemudik
Jakarta – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) tidak hanya menyiapkan masjid dan musala dalam Program Rumah Ibadah Ramah Pemudik, tetapi juga menyiapkan 45 rumah ibadah Buddha sebagai tempat singgah bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag, Supriyadi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk pelayanan publik sekaligus wujud kepedulian umat Buddha dalam menyediakan ruang singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
“Ada 45 rumah ibadah Buddha yang tersebar di wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara Barat yang siap menjadi tempat singgah,” ujar Supriyadi di Jakarta, Kamis (12/3).
Menurutnya, selain sebagai tempat beristirahat, rumah ibadah tersebut juga diharapkan menjadi ruang yang menenangkan bagi pemudik sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
“Ini disiapkan untuk mendukung saudara-saudara kita yang akan mudik. Tempat tersebut dapat dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, menenangkan diri, sehingga melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman,” jelasnya.
Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kemenag telah berkoordinasi dengan para Pembimbing Masyarakat (Pembimas) serta penyelenggara Buddha di berbagai daerah guna mendata sekaligus memastikan kesiapan rumah ibadah yang akan digunakan sebagai tempat singgah pemudik.
Sebanyak 45 rumah ibadah Buddha tersebut tersebar di sejumlah provinsi, yakni Aceh (3 lokasi), Kepulauan Riau (2), Kepulauan Bangka Belitung (1), Sumatera Selatan (1), Bengkulu (1), Lampung (10), DKI Jakarta (4), Jawa Tengah (14), DI Yogyakarta (2), Jawa Timur (4), Bali (2), serta Nusa Tenggara Barat (1).
Supriyadi menegaskan bahwa rumah ibadah Buddha tersebut terbuka bagi seluruh pemudik tanpa memandang latar belakang agama.
“Hal ini menjadi cerminan nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan semangat saling membantu yang dijunjung tinggi oleh umat Buddha,” katanya.
Melalui program ini, Kemenag berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Kehadiran rumah ibadah sebagai tempat singgah diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi fisik maupun mental selama menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman. (Ags/Foto: Istimewa)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

