EkonomiPeristiwa

Kemenkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Hingga 6,5 Persen pada 2027

Jakarta – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 melalui strategi Pro Growth–Pro Welfare yang mengedepankan sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, serta dukungan investasi strategis.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Menteri Keuangan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027 di Jakarta, Rabu (10/6).

Menurut Menteri Keuangan, strategi tersebut dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan dukungan investasi strategis, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dengan peningkatan kesejahteraan yang lebih cepat. Pertumbuhan ekonomi harus mampu dirasakan manfaatnya secara luas oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Melalui strategi tersebut, Pemerintah menargetkan investasi tumbuh pada kisaran 6,5 persen hingga 7,5 persen, terutama pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi.

Pemerintah juga akan melanjutkan berbagai langkah deregulasi dan debottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi melalui penyederhanaan perizinan, penguatan kepastian hukum, dan peningkatan koordinasi lintas sektor.

Di sisi lain, Pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan melalui optimalisasi pendapatan negara, peningkatan kualitas belanja, serta pengelolaan pembiayaan yang prudent guna menjaga stabilitas ekonomi dan mempercepat transformasi ekonomi nasional.

Optimisme terhadap target tersebut didukung oleh kinerja ekonomi nasional pada Triwulan I Tahun 2026 yang tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year), dengan inflasi terkendali di level 3,08 persen, surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026, serta cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar atau setara 5,6 bulan impor.

“Di tengah berbagai tantangan global, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi terjaga pada level tinggi, inflasi terkendali, sektor manufaktur kembali ekspansif, dan berbagai indikator domestik menunjukkan bahwa fondasi ekonomi kita tetap kokoh,” kata Menteri Keuangan.

Memasuki Triwulan II Tahun 2026, aktivitas ekonomi domestik juga menunjukkan tren positif. Optimisme konsumen tetap terjaga, aktivitas belanja masyarakat meningkat, dan sejumlah indikator ekonomi seperti penjualan kendaraan bermotor, konsumsi listrik, konsumsi semen, serta aktivitas manufaktur menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Di tengah ketidakpastian global yang masih dipengaruhi dinamika geopolitik dan volatilitas pasar keuangan, Pemerintah terus menjaga kebijakan fiskal agar responsif dan antisipatif melalui berbagai langkah strategis, antara lain menjaga stabilitas harga pangan dan energi, memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, meningkatkan kualitas belanja negara, mengoptimalkan penerimaan negara, serta memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter.

“APBN tidak hanya berfungsi sebagai shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang mampu melindungi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkualitas,” tegasnya.

KEM PPKF Tahun 2027 memiliki arti strategis karena untuk pertama kalinya disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Dokumen tersebut akan menjadi landasan penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027 sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah dalam memastikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal yang selaras guna mencapai target pembangunan nasional.

Format seperti ini jauh lebih dekat dengan gaya penulisan media nasional dan juga lebih sesuai dengan preferensi yang selama ini Anda gunakan.

Jadi mulai sekarang, saya akan mengutamakan berita tanpa subjudul, kecuali jika naskahnya sangat panjang atau memuat beberapa isu besar yang memang perlu dipisahkan agar lebih nyaman dibaca. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Humas)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading