KomunitasPeristiwa

Pimred Media Patroli Didaulat Jadi Pengurus PPMKI Bogor

Jakarta, Patroli-
Para penggemar mobil kuno dan antik yang tergabung dalam wadah Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) berkesempatan berkumpul di acara hajatan yang berlangsung di Tapos, Ciawi, Jawa Barat, Sabtu (14/9).

Silahturahmi tersebut dalam rangka menghadiri acara peringatan pernikahan 55 tahun Bambang Ruseffendi yang juga salah seorang anggota Dewan Pembina PPMKI.

Pada kegiatan tersebut tampak hadir para pengurus pusat dan daerah, diantaranya Ketua Umum (Ketum) PPMKI Ronny Arifudin, mantan Menteri Olah Raga (Menpora) Roy Suryo selaku Anggota Dewan Pembina PPMKI, mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Donny Mounek, beserta salah satu Pengurus Pusat PPMKI Bachrani alias Rani.

Selain itu juga tampak hadir sejumlah tokoh, diantara Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Purn Dwi Prayitno mantan Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Mabes Polri yang juga mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya tahun 2014.

Acara tersebut juga dihadiri salah satu wartawan senior nasional Agus Madiadipura, yang juga merupakan Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Umum (Pimred/PU) Media Patroli.

Pria yang akrab di sapa Haji Agus MR tersebut rupanya digadang-gadang untuk didaulat menjadi pengurus PPMKI Wilayah Bogor Kota dan Kabupaten Provinsi Jawa Barat, karena ia cukup dikenal memiliki hobi ‘merawat’ dan mengkoleksi mobil yang terbilang unik dan langka.

Pengurus Pusat PPMKI Bachrani alias Rani, mantan Menpora Roy Suryo, mantan Gubernur Sumbar Donny Mounek, dan Pimred/PU Media Patroli H. Agus MR. (Foto: Ist.)

Salah satu koleksi Agus MR yang ‘dimunculkan’ pada acara hari itu adalah mobil jenis jeep mini merk Morris tahun 1968 asal Inggris. Menurutnya mobil Morris koleksinya tersebut saat ini sudah masuk barang langka.

“Mobil ini biasanya disebut ‘Morris Moke’ tahun pembuatan 68 dari Inggris. Selain antik dan langka, sekarang jadi salah satu kendaraan yang diburu kolektor,” ungkapnya.

Seperti yang pernah disampaikan Agus MR beberapa waktu lalu, bahwa mengoleksi dan merawat mobil tua atau kuno punya keasyikan tersendiri. Merawat mobil tua itu serasa merawat persahabatan, harus sepenuh hati.

“Merawat mobil tua, harus sabar, harus lembut, tidak tergesa-gesa, serta harus dengan penuh perhatian. Pokoknya agak mirip orang juga, harus diperlakukan dengan baik. Kalau kita kendarainya kasar gak sabaran pasti kan dia jadi gampang rusak ujung-ujungnya ngerongrong,” tuturnya.

Mobil Morris Oxford tahun 1951 dan mobil Morris Moke tahun 1968. Keduanya mobil pabrikan asal Inggris yang hingga sekarang masih dirawat dan dikoleksi oleh Haji Agus MR. (Foto: Ist.)

Lebih lanjut mantan Wartawan Berita Buana itu mengungkapkan, bahwa dirinya sejauh ini sudah mengoleksi beberapa mobil tua, diantaranya Morris Oxford buatan Inggris tahun 1951, Roll Royce buatan Amerika, mobil buatan Jerman seperti Mercedes Benz dan lainnya. “Semuanya sudah cukup tua dan antik,” ungkapnya.

Soal kendala dalam perawatan kendaraan roda empat yang konon sebagian besar tidak diproduksi lagi suku cadangnya, mantan Koordinator Wartawan Polda Metro Jaya di era tahun 90’an itu memaparkan beberapa tips.

“Untuk kendala sparepart, Insya Allah ada aja jalan keluarnya. Kalau rusak usahakan perbaiki. Kalau memang harus ganti, ya harus sabar pelan-pelan carinya, Insya Allah pasti ketemu atau kalau bisa kita sedikit modifikasi dengan yang spesifikasinya agak mirip,” imbuhnya. (Red/Fy/Foto: Ist./Dok.)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading