PendidikanPeristiwa

Terima Perwira Siswa Seskoad, Bupati Bogor Tekankan Sinergi TNI-Polri dan Pemda Hadapi Bencana

Cibinong – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima kunjungan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun Ajaran 2026, Senin (6/4).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Wilayah Pertahanan (KKL Wilhan) yang bertujuan memperkuat pemahaman strategis para perwira siswa terkait dinamika wilayah dan ketahanan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan para perwira TNI dan Polri. Ia menilai momentum ini penting untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan aparat pertahanan dan keamanan.

“Sebuah kebanggaan bagi saya, sebagai anak Babinsa, dapat menerima para perwira TNI dan Polri. Ini menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah serta mengabdi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga memaparkan kondisi Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan.

Kompleksitas tersebut, menurutnya, menuntut pengelolaan wilayah yang adaptif, khususnya dalam menghadapi potensi bencana.

Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 1.826 kejadian bencana terjadi di Kabupaten Bogor. Namun, berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, seluruh kejadian dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.

“Penanganan bencana kami mengedepankan kecepatan dan koordinasi. Tenda pengungsian hanya bersifat sementara, selanjutnya masyarakat difasilitasi hunian sementara yang layak,” jelasnya.

Selain respons cepat, Pemkab Bogor juga menekankan pentingnya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi, termasuk bersama TNI.

Salah satunya pembangunan akses jalan di wilayah terpencil yang berfungsi sebagai jalur evakuasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati kembali menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun daerah yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

“Selamat datang di Kabupaten Bogor. Semoga kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi kita dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Seskoad menjelaskan bahwa KKL Wilhan merupakan bagian integral dari proses pendidikan Perwira Siswa Dikreg LXVII.

Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 9 April 2026 di wilayah Komando Daerah Militer III/Siliwangi (Kodam III/Siliwangi).

Mengusung tema “Sinergitas Komponen Bangsa Dalam Penanggulangan Bencana Guna Memperkuat Ketahanan Nasional”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan, pemahaman, serta kemampuan analisis para perwira siswa terhadap kondisi wilayah, khususnya dalam implementasi pembinaan teritorial (Binter).

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana tinggi membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, para perwira siswa diharapkan mampu memahami secara komprehensif peran satuan komando kewilayahan dalam membangun sinergi guna memperkuat ketahanan wilayah,” ujarnya.

Kegiatan KKL Wilhan akan ditutup dengan seminar sekolah serta pemberian penghargaan kepada kelompok terbaik selama pelaksanaan. (Alz/Foto: Ist./Diskominfo)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading