Kabupaten/Kota

Inovasi Penyaluran Dana Desa Non-Tunai Pemkab Tangerang Raih Penghargaan dari Kemenkeu

Kabupaten Tangerang, Patroli-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten terinovatif dalam Penyaluran Dana Desa Secara Non-Tunai (Cashless) Tahun 2022 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah Tangerang Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) .

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala KPPN Wilayah Tangerang Adi Nugroho kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) pada acara Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester 1 yang bertempat di Kantor KPPN Tangerang, Selasa (9/8).

Pada kesempatan tersebut, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Dadan Gandana menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas penghargaan yang berhasil diraih.

“Terima kasih kepada KPPN Tangerang atas penghargaan yang diberikan. Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama, dimulai dari komitmen pimpinan dan komitmen bersama seluruh Kepala Desa di Kabupaten Tangerang,” ujarnya, usai menerima penghargaan.

Dadan berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi dalam berinovasi guna mewujudkan Desa Digital di Kabupaten Tangerang sesuai dengan komitmen Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam mendukung Desa Digital bagi 246 desa se Kabupaten Tangerang.

Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah Tangerang Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu kepada Pemkab Tangerang. (Foto: Istimewa)

Disampaikan Dadan, inovasi penyaluran dana desa non-tunai Pemkab Tangerang diinisiasi oleh DPMPD Kabupaten Tangerang yang bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).

”Dengan mengedepankan prinsip-prinsip ekonomis dalam pengelolaan dana desa yang ekonomis, efisien, efektif dan juga transparan,” jelasnya.

Sistem ini, sambung Dadan, bertujuan untuk memudahkan pemerintah desa dalam melakukan transaksi pembayaran kegiatan tanpa harus pergi ke bank, karena semua bisa dilakukan kapan pun dan dimanapun.

”Semua fitur pembayaran juga sudah tersedia di sistem pengelolaan keuangan desa” terang Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang itu.

Ditambahkannya, sistem pembayaran secara elektronik ini akan bermanfaat untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan. ”D juga tindakan kriminal seperti pencurian uang,” tutup Dadan Gandana.

Sebagai informasi, pada tahun ini seluruh desa se Kabupaten Tangerang sudah menerapkan atau mengaplikasikan sistem pengelolaan keuangan desa berbasis web secara non tunai (cashless). (Syuhada/Foto: Istimewa)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading