Luapan Kali Krukut Picu Genangan di Underpass Mampang dan Kuningan, Dinas Bina Marga Pastikan Pompa Berfungsi Normal
Jakarta – Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta (DBM DKI Jakarta), instansi yang bertanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), memberikan klarifikasi terkait genangan yang terjadi di Underpass Mampang dan Underpass Kuningan pada Minggu (8/3).
Penjelasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial mengenai kondisi genangan air di kedua underpass tersebut. Berdasarkan keterangan DBM DKI Jakarta, genangan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air di Kali Krukut meningkat tajam hingga meluap. Air dari luapan sungai tersebut kemudian mengalir ke sejumlah ruas jalan di sekitarnya, termasuk Underpass Mampang, Underpass Kuningan, serta Jalan Kapten Pierre Tendean di kawasan Jakarta Selatan.
Mengutip keterangan resmi yang dimuat di portal binamarga.jakarta.go.id pada Minggu (8/3), DBM DKI Jakarta memastikan seluruh sistem pompa air di lokasi terdampak berada dalam kondisi baik dan beroperasi sebagaimana mestinya.
Di Underpass Mampang tersedia dua unit pompa air, sementara di Underpass Kuningan terdapat empat unit pompa. Seluruh pompa tersebut dipastikan dalam kondisi prima dan berfungsi normal saat kejadian berlangsung.
Meski demikian, tingginya volume air yang berasal dari luapan Kali Krukut menyebabkan kapasitas pompa tidak mampu menampung seluruh aliran air secara sekaligus. Kondisi tersebut mengakibatkan pompa mengalami beban berlebih atau overload sehingga genangan tetap terjadi untuk sementara waktu.
Memasuki Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, intensitas hujan di wilayah Jakarta dilaporkan telah berhenti dan ketinggian air mulai berangsur surut. Sekitar pukul 12.00 WIB, genangan di Underpass Mampang sudah tidak lagi terpantau.
Petugas kemudian melakukan pembersihan material sisa genangan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Setelah proses tersebut selesai, akses lalu lintas di Underpass Mampang kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan bermotor pada sekitar pukul 13.30 WIB.
DBM DKI Jakarta menegaskan bahwa petugas di lapangan hingga saat ini masih terus bersiaga untuk memantau kondisi lokasi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh pompa air bekerja secara optimal serta memastikan jalur lalu lintas benar-benar kering dan aman digunakan masyarakat. (Red/Ags/Foto: Istimewa/Dinas Bina Marga)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

