Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi dan Kesiapan Sarpras Pendidikan SPPI KDKMP-KNMP 2026 di Jatim
Surabaya – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Letjen TNI Tri Budi Utomo melakukan peninjauan kesiapan pelaksanaan seleksi serta sarana dan prasarana pendidikan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (SPPI KDKMP dan KNMP) Kemhan Tahun 2026 di wilayah Jawa Timur (Jatim), Rabu (20/5).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi maupun penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal, profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul bagi program strategis nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan pelaksanaan seleksi Mental Ideologi (MI) tertulis di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Selanjutnya, Sekjen Kemhan meninjau kesiapan pemeriksaan kesehatan (rikkes) di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Ramelan dan Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya Surabaya.
Dalam peninjauan tersebut, Sekjen Kemhan memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, tenaga medis, alur pemeriksaan, hingga sarana pendukung lainnya agar proses seleksi kesehatan dapat berjalan tertib, efektif, dan profesional.
Sekjen Kemhan kemudian melanjutkan kunjungan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kartika IV-11 Surabaya dan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 500 yang disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan wawancara Mental Ideologi bagi peserta seleksi SPPI KDKMP dan KNMP.
Pada kesempatan itu dilakukan pengecekan terhadap kesiapan ruang wawancara, sistem pendukung pelaksanaan seleksi, serta kesiapan personel pelaksana guna memastikan seluruh proses berjalan lancar, objektif, dan sesuai ketentuan.
Pada siang harinya, Sekjen Kemhan melanjutkan peninjauan ke Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya di Malang untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendidikan yang akan digunakan dalam program pembentukan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) V/Brawijaya serta Komandan Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Danpusdik Arhanud), mengingat Pusdik Arhanud menjadi salah satu lembaga pendidikan yang akan mendukung penyelenggaraan program pendidikan SPPI.
Dalam peninjauan tersebut, Sekjen Kemhan menerima paparan mengenai kesiapan fasilitas pendidikan, mulai dari ruang kelas, barak, ruang makan, fasilitas latihan, layanan kesehatan, hingga sarana pendukung lainnya.
Berdasarkan paparan yang disampaikan, Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya disiapkan untuk mendukung pendidikan sekitar 700 peserta didik. Sementara itu, Pusdik Arhanud menyiapkan fasilitas pendidikan dan akomodasi dengan kapasitas lebih dari 500 peserta didik dalam kondisi siap operasional.
Sekjen Kemhan menegaskan bahwa kesiapan sarana, prasarana, dan dukungan penyelenggaraan merupakan faktor penting dalam menjamin kualitas pelaksanaan seleksi maupun pendidikan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026.
“Seluruh proses harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menghasilkan SDM terbaik yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta semangat bela negara yang kuat,” tegas Sekjen Kemhan.
Program pendidikan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026 dirancang untuk menyiapkan SDM unggul yang akan mendukung pengelolaan koperasi desa/kelurahan dan kampung nelayan di berbagai wilayah Indonesia melalui kombinasi pendidikan dasar kemiliteran dan pelatihan manajerial.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekjen Kemhan turut didampingi Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) V/Brawijaya, Asisten Intelijen (Asintel), Asisten Personel (Aspers) Kasdam V/Brawijaya, Kepala Kesehatan Daerah Militer (Kakesdam) V/Brawijaya, serta Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RSAL dr. Ramelan. (Red/Foto: Ist.)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

