Profil

Prof Juwono Sudarsono Wafat, Menhan Pimpin Pemakaman Militer di TMP Kalibata

Jakarta – Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Juwono Sudarsono meninggal dunia di Jakarta pada Sabtu (28/3). Diketahui dalam empat tahun terakhir, ia berjuang melawan penyakit stroke yang dialami.

Sebagai bentuk penghormatan negara, jenazah almarhum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Minggu (29/3). Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin.

Prosesi berlangsung khidmat sebagai penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Sebelumnya, almarhum telah dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Bintang Mahaputera Adipurna oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto pada 2025.

Foto: Ist./Biro Infohan Setjen Kemhan

Dalam amanat Apel Persada, Menhan RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi almarhum selama mengabdi kepada negara.

“Atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum Prof. Dr. Juwono Sudarsono. Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua,” ujar Menhan.

Upacara ditutup dengan prosesi penurunan jenazah ke liang lahat, doa bersama, serta tabur bunga oleh keluarga sebagai penghormatan terakhir. Pemakaman tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, pejabat tinggi Kementerian Pertahanan (Kemhan), jajaran TNI, serta keluarga dan kerabat almarhum.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto memimpin prosesi penghormatan dan pelepasan jenazah di Kemhan, Minggu (29/3).

Jenazah disemayamkan di Ruang Hening Kemhan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan pertahanan nasional.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan perwira upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan penghormatan kepada jenazah, serta penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada pemerintah.

Prosesi kemudian ditutup dengan pelepasan jenazah yang diiringi penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum.

Foto: Ist./Biro Infohan Setjen Kemhan

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono turut hadir dan menyampaikan duka cita mendalam. Ia mengenang almarhum sebagai sosok pemikir cemerlang di bidang pertahanan dan hubungan internasional.

Menurutnya, Juwono Sudarsono memiliki peran penting dalam menjembatani perspektif sipil dan militer, serta berkontribusi dalam modernisasi pertahanan nasional dan penguatan diplomasi Indonesia.

Almarhum dikenal sebagai tokoh sipil pertama yang menjabat Menhan RI, sekaligus akademisi terkemuka di bidang hubungan internasional. Ia lahir di Ciamis, Jawa Barat, dan menempuh pendidikan di berbagai institusi, antara lain Universitas Indonesia (UI), University of California Berkeley, serta London School of Economics (LSE).

Dalam perjalanan kariernya, almarhum juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Duta Besar (Dubes) RI untuk Inggris, serta dua kali dipercaya sebagai Menhan RI.

Kontribusinya dinilai signifikan dalam mendorong profesionalisme TNI serta memperkuat supremasi sipil dalam sistem pertahanan Indonesia. (Red/Ags/Foto: Ist./Biro Infohan Setjen Kemhan)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading