Pemkab Bogor Tanggap Darurat, 41 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Purasari
Leuwiliang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Cianten dan kawasan Perkebunan Cianten, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Senin (20/4).
Penanganan dilakukan di bawah arahan langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Upaya tanggap darurat melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, yakni instansi yang bertanggung jawab dalam penanganan kebencanaan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwiliang atau unsur pimpinan tingkat kecamatan.
Turut terlibat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Karang Taruna, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Camat Leuwiliang, WR. Pelitawan, menegaskan bahwa respons cepat pemerintah daerah menjadi kunci dalam meminimalisir dampak bencana di wilayah tersebut.
“Penanganan berjalan cepat karena koordinasi yang solid di bawah komando Bupati Bogor,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebanyak 41 rumah atau 41 kepala keluarga terdampak dengan tingkat kerusakan beragam, mulai dari ringan hingga berat.
Seluruh warga yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Selain evakuasi, bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor juga telah disalurkan pada hari yang sama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan, termasuk penataan bantaran sungai melalui pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan pemasangan bronjong guna mencegah longsor susulan. (Alz/Foto: Ist./Diskominfo)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

