Komunitas

Awali Kepemimpinan, Kakorlantas Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin mengawali masa kepemimpinannya dengan mengedepankan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan kebersamaan melalui kegiatan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Jakarta, Kamis (22/10/2026), tersebut menjadi momentum bagi jajaran Korlantas untuk memperkuat komitmen pengabdian sekaligus membangun semangat kerja yang berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya dalam penyelenggaraan fungsi lalu lintas yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Selain kegiatan keagamaan, pemberian santunan kepada anak yatim piatu menjadi wujud kepedulian sosial yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Aries Syahbudin menekankan pentingnya mengawali setiap pekerjaan dengan niat yang baik, doa, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan profesionalisme personel, tetapi juga membutuhkan kebersamaan, integritas, dan kesadaran untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Apapun harus kita mulai dari doa kita. Dalam konteks kesatuan, kita pengemban fungsi lalu lintas, khususnya di Korlantas Polri, pasti juga menginginkan sesuatu yang terbaik. Makanya, kita satukan doa kita saat ini,” ujar Brigjen Pol. Aries Syahbudin.

Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan di lingkungan Korlantas Polri, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan dan pengelolaan lalu lintas yang terus berkembang.

Sebagai unsur pelaksana tugas kepolisian di bidang lalu lintas, Korlantas Polri memiliki tanggung jawab dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Pelaksanaan fungsi tersebut membutuhkan personel yang profesional, disiplin, responsif, serta mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Karena itu, penguatan nilai moral dan spiritual dapat menjadi bagian dari pembinaan internal untuk mendorong setiap anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Brigjen Pol. Aries Syahbudin juga memberikan perhatian terhadap pentingnya penghormatan kepada keberagaman agama dan keyakinan di lingkungan kepolisian.

Ia mendorong agar setiap personel memperoleh kesempatan menjalankan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing.

Pendekatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun suasana kerja yang saling menghormati, inklusif, dan menjunjung tinggi kebersamaan di tengah keberagaman personel Polri.

Menurut Kakorlantas, kegiatan keagamaan memiliki tujuan yang sama, yakni membangun pribadi yang lebih baik serta memperkuat semangat pengabdian kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Tujuannya sama, untuk memberikan yang terbaik bagi kita, bagi keluarga kita, bagi masyarakat kita, bangsa kita, dan melalui institusi Polri dan Korlantas Polri ini terhadap pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.

Di samping memperkuat nilai spiritual, kegiatan santunan anak yatim piatu memberikan pesan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari pengabdian institusi kepolisian.

Perhatian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan sosial dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan solidaritas sekaligus mempererat hubungan kemanusiaan antara anggota Polri dan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi dapat pula dilakukan melalui tindakan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.

Dalam konteks kepemimpinan, penguatan kebersamaan dan kepedulian di lingkungan kerja memiliki arti penting untuk membangun organisasi yang solid serta berorientasi pada pelayanan publik.

Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mulai dari pelayanan administrasi lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, penegakan hukum, hingga upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan perkembangan kebutuhan transportasi, Korlantas Polri dituntut terus meningkatkan kualitas pelayanan yang mudah diakses, transparan, serta mengutamakan keselamatan.

Profesionalisme personel menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, khususnya dalam bidang lalu lintas.

Oleh karena itu, semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan dan sosial diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan disiplin, integritas, serta kualitas kinerja personel.

Kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim piatu tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah awal kepemimpinan Brigjen Pol. Aries Syahbudin dalam memperkuat nilai pengabdian di lingkungan Korlantas Polri.

Melalui pendekatan yang mengedepankan spiritualitas, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman, Korlantas Polri berupaya membangun budaya kerja yang humanis tanpa mengesampingkan tanggung jawab profesional.

Semangat tersebut sejalan dengan prinsip “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kedekatan, kepedulian, dan pelayanan sebagai bagian penting dari hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dengan memperkuat kebersamaan internal serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, Korlantas Polri diharapkan terus menghadirkan pelayanan lalu lintas yang aman, tertib, profesional, dan berintegritas.

Doa bersama dan santunan anak yatim piatu ini menjadi pengingat bahwa setiap amanah kepemimpinan membutuhkan tanggung jawab, keteladanan, serta komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red/Ags/Foto: Ist./Korlantas Polri)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading