Terima Amanah Baru, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan Jabat Kapolda Maluku
Rotasi lima jabatan strategis Polri menjadi momentum kesinambungan organisasi. Di Maluku, kepemimpinan baru dituntut menjaga stabilitas kamtibmas, mencegah konflik sosial, serta memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis.
Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat strategis Polri, termasuk Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, di Ruang Rapat Utama (Rupattama) Lantai I Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Dalam pergantian tersebut, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Asisten Logistik (Aslog) Kapolri, menerima amanah sebagai Kapolda Maluku. Ia menggantikan Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si., yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya.
Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus momentum untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian. Namun, bagi Polda Maluku, tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan pergantian pejabat, tetapi juga keberlanjutan program keamanan, pencegahan konflik sosial, penguatan penegakan hukum, dan peningkatan kepercayaan publik.
Karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan, dengan keragaman sosial, budaya, dan kearifan lokal, membutuhkan pendekatan kepolisian yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pencegahan.
Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas Kapolda Maluku. Selain menjaga stabilitas keamanan, kepolisian juga dituntut memperkuat upaya pencegahan konflik sosial, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memastikan penegakan hukum dilaksanakan secara profesional serta proporsional.
Dalam konteks tersebut, kesinambungan program kerja menjadi faktor penting agar pergantian kepemimpinan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah hukum Polda Maluku.
Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas daerah.
Pendekatan yang mengedepankan dialog, komunikasi, dan penghormatan terhadap kearifan lokal diperlukan untuk mendukung pencegahan potensi konflik serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Polda Maluku Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa sertijab merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi Polri sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan menjaga kesinambungan program kerja di lingkungan Polda Maluku.
“Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian. Polda Maluku akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing,” ujar Rositah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana.
“Keamanan dan kedamaian Maluku merupakan kepentingan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persatuan, memperkuat semangat orang basudara, serta mengedepankan komunikasi dan penyelesaian masalah secara damai. Polda Maluku berkomitmen hadir secara profesional, humanis, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Di sisi lain, kepercayaan publik juga berkaitan dengan konsistensi pelaksanaan tugas kepolisian, kualitas pelayanan, profesionalisme penegakan hukum, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, keberlanjutan program keamanan dan pelayanan publik menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam kepemimpinan baru Polda Maluku.
Lima Jabatan Strategis Polri Mengalami Pergantian
Sertijab yang dipimpin Kapolri tersebut tidak hanya mencakup jabatan Kapolda Maluku, tetapi juga empat jabatan strategis lainnya, yakni Irwasum Polri serta Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Bali.
Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya, menerima jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dari Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil.
Selanjutnya, jabatan Kapolda Metro Jaya dipercayakan kepada Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.
Pada jajaran kewilayahan lainnya, jabatan Kapolda Jawa Timur beralih dari Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Sementara itu, jabatan Kapolda Bali beralih dari Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., kepada Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Timur.
Rangkaian pergantian tersebut mencerminkan proses penataan organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Penempatan pejabat pada jabatan strategis di tingkat pusat maupun daerah juga membawa tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat.
Upacara sertijab dimulai pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 15.45 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolri, para pejabat utama Mabes Polri, Pengurus Pusat Bhayangkari, para pejabat yang melaksanakan sertijab bersama pasangan masing-masing, serta peserta upacara.
Berdasarkan keterangan dalam naskah kegiatan, seluruh rangkaian upacara berlangsung aman dan tertib.
Dengan diterimanya amanah baru oleh Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, kesinambungan program pemeliharaan kamtibmas, penguatan kemitraan dengan masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan kepolisian menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas Polda Maluku ke depan.
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga keamanan, mencegah konflik sosial, meningkatkan profesionalisme penegakan hukum, dan memelihara kerukunan masyarakat di seluruh wilayah Maluku.
Pada akhirnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan struktur dan pergantian jabatan, tetapi juga dengan konsistensi pelayanan, profesionalisme aparat, serta kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian bersama. (Red/Ags/Foto: Ist./DivHumas Polri)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

