Jelang Hari Raya Qurban, Babinsa dan Babinkamtibmas di Boyolali Intens Patroli PMK
Boyolali, Patroli-
Jelang Hari Raya Qurban atau Idul Adha 1443 Hijriah, masyarakat diminta waspada dan mengantisipasi adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di sebagian wilayah Indonesia.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) diperintahkan untuk melaksanakan pemantauan peternakan sapi saat melaksanakan patroli di wilayah binaan.
Babinsa Koramil 13/ Nogosari Kodim 0724/Boyolali Serda Supriyadi bersama Babinkamtibmas setempat melaksanakan kegiatan patroli di perternakan sapi lembu di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (2/7).
Lokasi patroli kali ini dilaksanakan di peternakan sapi suro milik Sugeng, salah satu warga di Boyolali guna memantau dan memastikan ada atau tidaknya PMK.
Hasil dari pantauan, Serda Supriyadi mengatakan di peternakan tersebut tidak ditemukan kasus PMK. Namun demikian pihaknya tetap menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk terus waspada.
“Kami imbau pemilik peternakan sapi untuk waspada akan penyakit PMK yang dapat menyerang ternak. Apabila ditemukan kasus tersebut agar segera melapor,” pungkasnya.

PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan oleh virus.
Sapi, kambing, dan domba termasuk hewan ternak yang rentan terinfeksi penyakit PMK.
Dihimpun dari berbagai sumber, penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, sehingga menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Seperti penurunan berat badan permanen pada ternak.
Pengendalian penyakit PMK terbilang sulit dan kompleks untuk ditangani karena membutuhkan biaya vaksinasi yang sangat besar serta pengawasan lalu lintas hewan yang ketat.
Wilayah Indonesia yang terdiri dari puluhan ribu pulau dan ratusan pelabuhan besar dan kecil, sehingga rawan penyelundupan ternak dan bahan asal hewan seperti daging, kulit, dan lainnya dari negara endemis PMK seperti India, Brasil, Malaysia, Thailand, Filipina dan sekitarnya. (MD Bustomi/Foto: Ist.)
Discover more from Patroli Borgol
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

