PemerintahPeristiwa

DKI Potong Kabel Udara Mangkrak, Penataan Tugu Proklamasi Tembus 1.000 Meter

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat penataan jaringan utilitas untuk menciptakan ruang kota yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Melalui Dinas Bina Marga, pemotongan kabel udara yang sudah tidak berfungsi kini dilakukan di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Penataan tersebut dilakukan setelah jaringan utilitas di lokasi sebelumnya telah direlokasi ke bawah tanah. Kabel udara yang tersisa dengan total panjang lebih dari 1.000 meter kini dipotong secara bertahap dan ditargetkan seluruh prosesnya rampung dalam waktu dua minggu ke depan.

Tidak hanya kabel, tiang utilitas yang sudah tidak lagi digunakan juga akan ditangani dan dipotong. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ruang publik terbebas dari jaringan utilitas yang sudah tidak memiliki fungsi sekaligus meningkatkan kerapian kawasan.

Penataan ini dilaksanakan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melalui Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK) sebagai bagian dari Program 5M. Salah satu fokus program tersebut adalah memotong kabel udara yang sudah tidak berfungsi sekaligus merelokasi jaringan utilitas ke bawah tanah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun jaringan utilitas yang lebih aman dan tertib, sekaligus mendukung peningkatan kualitas ruang kota.

Penataan tidak berhenti di kawasan Tugu Proklamasi. Dinas Bina Marga juga akan melanjutkan pekerjaan serupa di Jalan Tambak, Jakarta Pusat, dengan panjang penataan kurang lebih 2,5 kilometer.

Pelaksanaan penataan dilakukan secara bertahap dengan menentukan lokasi berdasarkan skala prioritas dan kondisi jaringan utilitas di lapangan. Pendekatan tersebut diperlukan agar proses penataan dapat berjalan efektif sekaligus menyesuaikan kondisi masing-masing kawasan.

Dinas Bina Marga menempatkan penataan jaringan utilitas sebagai salah satu bagian dari persiapan Jakarta menuju kota global dan mendukung visi pembangunan Jakarta menuju lima abad.

Penataan tersebut tidak semata berkaitan dengan aspek keamanan jaringan dan ketertiban ruang publik. Lebih jauh, langkah itu diarahkan untuk menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih rapi, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Bina Marga akan terus berkoordinasi dengan para pemilik jaringan utilitas untuk melakukan penataan secara bertahap di lima wilayah administrasi Jakarta.

Kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci agar proses relokasi, pemotongan kabel dan tiang utilitas yang sudah tidak digunakan, serta penataan jaringan dapat berjalan optimal tanpa mengganggu kebutuhan layanan yang masih aktif.

Melalui penataan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong terwujudnya ruang kota yang semakin aman, nyaman, dan tertata, sekaligus memperkuat kesiapan Jakarta sebagai kota global dalam menyongsong Jakarta lima abad. (Red/Alz/Foto: Ist.)


Discover more from Patroli Borgol

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from Patroli Borgol

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading